11
Mar
08

Art Deco

Gerakan Art Deco populer sejak tahun 1920 hingga 1939, gerakan ini mempengaruhi seni dekoratif seperti arsitektur, desain interior, dan desain industri, maupun seni visual seperti misalnya fashion, lukisan, seni grafis, dan film. Gerakan ini, dalam pengertian tertentu, adalah gabungan dari berbagai gaya dan gerakan pada awal abad ke-20, termasuk Konstruksionisme, Kubisme, Modernisme, Bauhaus, Art Nouveau, dan Futurisme. Popularitasnya memuncak pada 1920-an. Meskipun banyak gerakan desain mempunyai akar atau maksud politik atau filsafati, Art Deco murni bersifat dekoratif. Pada masa itu, gaya ini dianggap anggun, fungsional, dan ultra modern.

Karakter dari gaya Art DecoKarakter dari gaya art deco terbentuk dari bentuk-bentuk geometris seperti zig-zag diatas pola-pola abstrak di dalam warna yang menakjubkan dan cemerlang. Menggunakan perunggu, kayu arang, gading dan kayu eksotis. Semuanya diperkenalkan sebagai fitur perbedaan prinsip art deco. Walaupun desainer dari perang dunia tersebut terbagi menjadi dua kategori yang mana sangat menyukai dekorasi dan senang dengan bunga, buah, air terjun dengan desainer yang menolak dekorasi dari bentuk-bentuk alam, membelok kepada inspirasi akan ilmu estetika keindahan dari mesin.Kelompok yang terakhir yang mana merupakan pelopor sekolah seni arsitektur dan pemimpin mereka banyak yang terkemuka..”The Swiss born Le Corbusier” siapa yang dikenal dengan pendapatnya bahwa sebuah rumah seharusnya menjadi sebuah mesin untuk tinggal di dalamnya. Akan tetapi karena kritikan art deco menjadi turun dan tidak lagi terkait dengan kekayaan. Kemudian muncul sebuah bahan-bahan yang tidak mahal seperti Bakelite banyak digunakan. Di dalam arsitektur, kaca yang bewarna dan baja banyak digunakan dalam art deco dan terlihat murah. Blok-blok yang mempunyai bagian yang polos sering didekorasikan dengan pola-pola art deco, terutama disekitar atap, pintu masuk, lobi dan sekeliling jendela. Garis horisontal pararel merupakan dekorasi yang paling populer untuk dinding luar. Kolom-kolom yang datar didekorasikan dengan kaca bewarna dan untuk interiornya , digunakan plaster cetakan di dalam desain geometris.

marqet-deco.giferte1.gifdeco.gifradcit-deco.gif


0 Responses to “Art Deco”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: